REVOLUSI UNTUK MEMBANGUN INDONESIA KEMBALI

Tantangan dan hambatan kehidupan bangsa secara gflobal saat ini tidak dapat dikatakan dalam keadaan yang biasa biasa saja, tetapi dalam keadaan yang “emergency” sangat mengahawatirkan. Kondisi perpolitikan yang tidak menentu arahnya juga menambah kekalutan rakyat dalam menghadapi tantangan itu, dengan bergulirnya roda reformasi banyak sekali perubahan yang terjadi, dari kepemimpinan, pemerintahan, undang undang hingga tatanan ekonomi. Sebagaiman dirasakan stabiliytas politik sangat mempengaruhi kondisi riil bangsa ini. Perekonomian akan dianggap stabil apabila kondisi politiknya pun stabil, ketahanan nasional pun tidak lepas juga dari kondisi politik dalam negeri. Adakalanya ketika kondisi politik sudah mulai mendingin ekonomi mampu bergerak walaupun masih terseok, dari contoh ini nampak peran dari politik dan oknum – oknum yang terkait di dalamnya terhadap kondisi kehidupan bernegara samgat dominan. Oleh karena itu munculah pemikiran – pemikiran baru yang menginginkan kondisi politik dan kehidupan nasional yang ideal. Bergulirnya ide refomasi dan adanya pergantian kepemimpinan nasioanal seolah tanpa ada yang mengontrol. Orang bisa berteriak tentang kebebasan, HAM, dan menggonta ganti tampuk kepemimpinan, seolah olah tanpa ada batasnya lagi. Itulah ekspresi dalam menikmati kebebasan. Perubahan yang seperti ini pada akhirnya akan membawa kepada satu titik kelelahan (klimaks). Setelah mencapai titik kelelahan yang berperan bukan lagi otak yang sehat lagi, tapi kepentingan demi kepintimgan.

Dari paparan diatas kita dapat menyadari bahwa kondisi politik yang harmonis akan membawa bangsa ini kearah kehidupan yang lebih baik. Reformasi mati muda begitu bunyi dari sebuah penggalan kata di salah satu harian ibukota. Benarkah itu, kita harus menganalisanya terlebih dahulu. Kita sadari saat ini kita semua hidup dalam satu sistem yang dibuat oleh tangan – tangan manusia dengan segala keteerbatasannya. Undang – undang tinggalah undang undang, peraturan hanya tulisan tulisan yang tak bermakna, dan banyak lagi bertumpuk tumpuk aturan untuk membuat tatanan kehidupan bernegara yang ideal. Money politik bukan omong kosong, korupsi bukan berita basa basi, ditegakkannya hukum hanya simbol belaka. Apa yang telah dicapai oleh REFORMASI jika kondisi global bangsa ini lebih buruk dari orde sebelum ini. Mungkin kata –kata kata reformasi mati muda itu akan lebih tepat bila diganti dengan kata ‘reformasi hanya slogan’. Idiom baru muncul lagi, indonesia harus mengalami “reformasi jilid kedua” kata beberapa kalangan menyebut demikian, upaya menghidupkan kembali ruh reformasi yang telah mati muda tetap dilakukan, meski dengan jalan yang sedikit berbeda. Pada awal terjadinya mobilisasi gerakan mahasiswa menjelang runtuhnya orde baru reformasi dianggap mampu mengatasi problematika bangsa ini. Reformasi dianggap mampu mengganti tatanan yang keropos selama ini. Dengan reformasi kita bisa menerapkan tatanan bahkan paradigma baru kehidupan bangsa ini. Revulusi damai tentunya pilihan kita sebagai umat islam. Dengan merubah sistem secara total sampai keakar akarnya indonesia akan berubah. Revolusi damai dapt dilakukan kapan saja sekarang pun jadi

Revolusi adalah kata yang tidak asing bagi perjalanan sejarah NKRI. Dulu Bung Karno dalam memimpin negeri ini dimulai dengan sebuah gerakan yang sudah sangat dikenal di dunia ini yaitu revolusi. Iran sudah melakukan Revolusinya, dengan kejadian yang terkenal yaitu revolusi iran. Kemudian diakhir dekade sembilan puluhan dunia kembali dikejutkan dengan adanya gerakan revolusi tanpa darah di negerinya Jendral V. Musyaraf, sekaligus dia yang menjadi pemimpinnya.

Revolusi yang dicita – citakan saat ini adalah revolusi yang mampu membawa keadaan yang ideal berdsarkan alqur’an dan sunnah, sebuah cita – cita dalam hati setiap muslim yang sadar bahwa menegakkan hyukum Allah itu adalah wajib. Semua ulama akan berkata sama bial ditanya apakah sistem kita ini merupakan sistem thagut, jawabannya ya. Untuk itulah kita sebagi muslim yang senantiasa menmgharap ridha Allah harus merasa terpanggil untuk membela dan memperjuangkan islam sampai titik darh penghabisan. Islam adalah Way Of Life kita, pandangan hidup kita, mutlak harus kita laksanakan segala perintah dan ajaran – ajarannya tanpa menabah atau menguranginya. Sungguh sebuah perjuangan yang ppanjang. Kesadaran bahwa isalam adalah satu – satunya jalan yang harus kita tempuh dalm menghadapi perjalanan hidup ini tentunmya harus sesuai dengan kaidah – kaidah yang telah dilaksanakan oleh Rasulullah dan para sahabatnya. Rasul muhammad dalam menegakan kalimat liillah laillahaillallah dimuali dengan pembenahan aqidah. Dengan benarnya seorang muslim dalam beraqidah maka segal tandingan tandingan Allah mutlak harus lenyap dari muka bumi ini.

Yang menjadi pertanyaan agenda apa gerangan yang harus dilakukan oleh kaum muslimin saat ini. Jawabannya, sesuai fatwa para ulama ahlussunnah bahawa yang pertama adalah tasfiyah kemudian yang kedua tarbiyah. Itulah revolusi kita yang sebenarnya.

Tasfiyah adalah pembersihan tauhid dari syirik, menhapus bid’ah,dan segal sesuatu yang mengada ada dalam agama.

Benarkah Revulosi mampu merubah keadaan ? jawaban dari pertanyaan inisangat subjektif tergantung individu masing masing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: