WAKIL RAKYAT


Wakil Rakyat kita
Lebih banyak berbicara diluar kepentingan kebenaran,
Mereka lebih banayak bicara kepentingan politik mereka,

Mereka yang katanya sebagai wakil rakyat.
Lebih menjelma sebagai WAKIL PARTAI.
Meski di satu sisi mereka adalah wakil partai.
Tetapi apakah suara kepentingan partai harus lebih dominan.

Aroma politis lebih kuat daripada aroma niat mensejahterakan rakyat yang diwakili.
Wakil rakyat ternyata banyak yang mencuri kesempatan untuk memperkaya diri.
Tak hirau lagi dengan Kerusakan Bumi tempat yang di wakilinya dirambah dan di hancurkan.
Tak peduli walau yang di wakilinya menjerit dan berteriak.

Ada lagi…
Ternyata…
Wakil rakyat kita kebanyakan tidak tau tentang apa yang harus mereka perbuat

Bahkan…
Wakil rakyat ternyata contoh juga untuk kelakuan bejat.
Pelecehan seksual, skandal, dan apalagi….

Banyak sekali sekarang yang ingin menjadi seperti itu.
Menjadi menjadi wakil rakyat.

Naif ya,

Kau Mau??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: